a) KUD Unatisa, Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah
b) KUD Uspek, Desa Uraur, Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat
c) UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat
d) UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Kairatu Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat
e) UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah
Dalam kesempatan kunjungan tersebut, kelima lembaga diatas telah sepakat dan menandatangai perjanjian kerjasama menjalankan program Bungkesmas di lembaganya.
a) KUD Super, Desa Liliboi,Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah
b) UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat
c) UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.
Kesemua lembaga di atas telah bersedia untuk melakukan kerjasama menjalankan program Bungkesmas.
a) KUD Tumawa,Desa Haria Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah
b) KUD Waituak, Desa Booi Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah
c) Koperasi Wanita WALANG SEJAHTERA, Desa Ihamahu, Kabupaten Maluku Tengah
d) UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah
1. KUD Unatisa, Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah
2. KUD Uspek, Desa Uraur, Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat
3. UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat
4. UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Kairatu Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat
5. UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah
6. KUD Super, Desa Liliboi, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah
7. UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat
8. UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah
9. KUD Tumawa, Desa Haria Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah
10. KUD Waituak, Desa Booi Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah
11. Koperasi Wanita WALANG SEJAHTERA, Desa Ihamahu, Kabupaten Maluku Tengah
12. UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah
13. KUD Kakerisa, Desa Abubu Kecamatan Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah
14. Kopwan Aranima, Desa Pasanea, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah
15. Lembaga GPM Labuaan, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah
16. KUD Pelita Makmur, Desa Seith Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah
17. BMT Al-Ittihad, Kota Ambon
- Perlu dibuatkan aplikasi tabungan online untuk menginput data setoran nasabah yang terakses langsung dengan internet.
- Perlu pendampingan rutin yang dilakukan tim Bungkesmas kepada pengurus KUD/UPK
- Perlu ada media sosialisasi berupa Banner yang berisi tentang segala informasi tentang Bungkesmas.
- Perlu ada pembekalan berupa training tentang Bungkesmas dan manajemen keuangan keluarga bagi masyarakat sebagai dari edukasi menabung.
- Untuk menghindari keterlambatan pembayaran klaim asuransi oleh perusahaan asuransi, perlu ada lembaga yang bertanggungjawab untuk memberikan talangan pembayaran terlebih dahulu, dalam hal ini adalah STF UIN Jakarta.
- Distribusi buku tabungan perlu dilakukan lebih cepat ke KUD/UPK.
- Memperbanyak brosur Bungkesmas untuk membantu sosialisasi Bungkesmas oleh KUD/UPK ke masyarakat.
- Karena Bungkesmas merupakan program baru yang belum dikenal masyarakat, butuh effort dan waktu untuk bisa meyakinkan lembaga keuanga untuk mau menjalankan program ini. Apalagi Bungkesmas dipaketkan dengan program asuransi. Di beberapa tempat yang dikunjungi, masyarakatnya memiliki kepercayaan rendah terhadap asuransi. Karena sebagian besar terkena stigma negatif asuransi misalnya sulit untuk melakukan klaim dan waktunya sangat lama.
- Banyak KUD/CU/BMT yang masih mengulur waktu untuk mempelajari program ini sebelum mereka memutuskan untuk menanda tangani dokumen Perjanjian Kerjasama. Dan kebanyakan dari mereka hanya memikirkan “apa yang mereka dapatkan” dari program ini dibandingkan dengan lembaga UPK PNPM yang lebih memikirkan “bagaimana menciptakan sesuatu produk tabungan bagi Kelompok-kelompok simpan pinjam”.
Beberapa rekomendasi agar program Bungkesmas bisa diimplementasikan dengan baik di Maluku antaralain:
- Karena watak sebagian besar masyarakat adalah “Melihat baru Percaya” maka perlu ada lembaga yang dijadikan role model dalam pelaksanaan program Bungkesmas. Dimana secara praktik teknis dan manajemen Bungkesmas dilaksanakan dengan baik di sana.
- Untuk mengatasi kendala di atas, tim Bungkesmas STF UIN Jakarta perlu melakukan komunikasi secara intensif dengan lembaga keuangan (KUD/UPK/CU/BMT). Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat keraguaan mereka terhadap program Bungkesmas.
5) Kunjungan ke KSP dan KUD Senyum Lestari
Kunjungan ke KSP/KUD Senyum Lestari. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 April 2015. KSP/KUD Senyum Lestari berada di daerah Hutumuri Ambon. Tujuan kedatangan ke koperasi tersebut adalah untuk memperkenalkan program Bungkesmas ke pengurus/pengelola koperasi tersebut sekaligus menawarkannya untuk diimplementasikan. Pada saat itu tim Bungkesmas berhasil menemui bapak pengawas koperasi. KSP/KUD Senyum Lestari Hutumuri merupakan salah satu koperasi yang sehat dan direkomendasikan. KSP/KUD Senyum Lestari Hutumuri juga sering dijadikan model dan bahan bench marking koperasi lainnya. Pada kesempatan kunjungan tersebut tim Bungkesmas juga menyampaikan akan mengadakan training dan mengharapkan perwakilan dari KSP dan KUD Hutumuri.