Kunjungan Tim Bungkesmas Jalin Silaturahmi di Yogyakarta

Yogyakarta, STF News— Tim Bungkesmas berkesempatan mengunjungi salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koperasi Mahasiswa (Kopma) Universitas Gadjah Mada UGM dan bertemu dengan ketuanya yang bernama Anhar. Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Selasa 14 Agustus lalu.
Pertemuan berlangsung cukup apik dengan respon yang sangat bagus dari Anhar yang merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Industri UGM. Perlu diketahui, Kopma UGM sangatlah terorganisir. Jumlah karyawannya saja sekitar 60 orang yang tersebar di lingkungan kampus.
Anhar selaku perwakilan dari Kompa UGM mengaku program Bungkesmas sangatlah bagus. Namun, keputusan terjalinnya kerjasama bukanlah hanya ditangannya. Oleh karena itu haruslah dirundingkan terlebih dahulu.
“Rencananya seandainya terjalinnya kerjasama yang menjadi peserta Bungkesmas tersebut yaitu karyawannya dengan total 60 karyawan,” ungkap Nurma Elita Sari S.E. selaku perwakilan tim Bungkesmas yang bertemu dengan ketua Kopma.
Siang harinya di hari yang sama, tim Bungkesmas berkunjung ke Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Primadana. Lagi-lagi, KSP yang dikunjungi oleh tim Bungkesmas bukanlah pusat akan tetapi cabang. Kantor pusat dari KSP Primadana berlokasi di kota Semarang.
Kali ini, Nurma Elita Sari S.E. menambahkan, KSP Primadana belum memiliki asuransi yang mencover karyawan atau pesertanya tersebut. Dan pengurus menyarankan untuk bertandang ke pusat yaitu yang ada di Semarang. Meskipun, nantinya di cabang akan diobrolin juga mengenai program Bungkesmas tersebut.
“Kata pengurus cabang biasanya ngikut apa arahan dari pusat. Mereka sangat welcome dan menyarankan untuk segera datang ke kantor pusat untuk melanjutkan kerjasama tentunya,” tuturnya.

Selanjutnya, di hari berikutnya, tim Bungkesmas berkunjung ke BMT Pandanaran. Diketahui bahwa BMT Pandanaran tersebut dikelola oleh yayasan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran. Menurut pengurus yang ditemui oleh tim Bungkesmas, yayasan tersebut berdiri sejak 1975.
“Pak Gigih yang kita temui sangatlah antusias mendengar penjelasan terkait program Bungkesmas. Ia juga berjanji akan merundingkan program tersebut kepada yayasan. Sampai saat ini, yayasan memiliki kurang lebih 500 guru beserta karyawan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *