KKN Executive : STF Memang Terbaik

Tangerang, STF News— Bekerjasama dengan Sosial Trust Fund (STF) UIN Jakarta merupkan keputusan yang sangat baik. Ungkap salah satu mahasiswa KKN Executive bernama Neneng Hardiyanti. Saat itu, tim STF memenuhi undangan dari KKN Executive untuk mengisi materi pelatihan managemen keuangan keluarga.
Menurut Neneng, dengan adanya pelatihan tersebut para peserta khususnya ibu-ibu rumah tangga dapat mengetahui kondisi keuangan keluarga mereka. Selain itu, dari pelatihan bertema managemen keuangan keluarga, ibu-ibu dapat mengelola keuangan agar pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan.
“Secara keseluruhan hasil dari pelatihan ini menunjukan bahwa ibu-ibu sulit membedakan keinginan dan kebutuhan. Alhasil ibu-ibu tidak menyadari bahwa pengeluaran mereka lebih besar daripada pendapatan mereka yaitu dari suami,” ungkapnya.
Menurut saya pribadi, tambah Neneng, STF UIN Jakarta sangat membantu dalam pemberdayaan maupun sosial khususnya kegiatan seperti pelatihan tersebut. Kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi para keluarga yang masih belum bisa mengatur keuangan keluarga dengan bijak.
Neneng menuturkan pemateri yang ditugaskan oleh STF sangatlah interaktif. Bahkan, yang semula hening diawal pelatihan menjadi menarik dan seru karena acara tersebut seperti hidup. “Kemaren ibu-ibunya kasih testimoni, bilangnya pemateri dan isi pelatihan sangatlah bagus, Jempol buat STF,” tuturnya.
Marketing Project Bungkesmas sekaligus pemateri Nurma Elita Sari S.E. mengatakan kegiatan ini memang atas usul rapat bulanan untuk bekerjasama dengan mahasiswa KKN. Kegiatan ini tidak dipungut biaya karena STF sendiri memiliki tujuan yang sama dengan mahasiswa KKN yaitu memberdayakan masyarakat melalui pelatihan ini.
Kemudian, lanjut Nurma Elita Sari S.E., pihak STF sendiri berharap adanya pelatihan ini membuat masyarakat lebih menyadari menabung itu penting. Khususnya asuransi untuk memiliki cadangan dana yang nantinya akan berguna suatu saat.
“Secara keseluruhan pelatihan berjalan lancar karena ibu-ibu nampak antusias. Kalau ibu-ibunya antusias apalagi saya yang kebetulan menjadi materi. Ada bahagianya sendiri gitu terlebih kalau pelatihan itu diaplikasiin bener-bener ya kan,” tutupnya. ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *